Jumat, 26 Oktober 2012

Cerpen:Jawaban...


Aku bingung..Bagaimana aku dapat menceritakan tentang nya??
Aku tak punya begitu banyak hal yang membuatku tergelitik..
Aku hanya punya segelintir Kenangan manis yang dapat kubanggakan..
kami seperti orang asing..jangan kan bicara,menyapa pun tak pernah....
Aku selalu merasa malu tak bisa mengenalnya lebih jauh..aku hanya tahu beberapa hal tentangnya.sebab pertanyaan yang kerap terlintas dibenakku
''apakah dia pernah menyukaiku??'',
memangnya pantas aku untuk menyukainya??
''apakah aku terlalu berharap??''
pertanyaan itu tak kunjung terjawab..
namun akan kucoba jawab dari beberapa coretan singkatku ini...sekedar apa yang kuingat tentangnya..
namaku terlalu banyak dipasar yakni,ina.
Gina ya aku dipanggil ina..aku pindah kesekolah swasta ini sejak menginjak sekolah menengah Atas,kini usia sekolahku sudah mencapai XI SMA.
secara tak sengaja kami memang sudah sekelas,dia Andi,dia duduk di paling depan,kira-kira 2 bangku kebelakang disitu aku duduk dengan sahabatku cecilia,
andi...dia selalu bisa menarik perhatian guru-guruku,terlebih guru kimia,dan ia memang pintar pula di bidang itu.jangankan guru,dia juga telah mencuri perhatianku,pasalnya aku dari dulu tidak terlalu tertarik dengan yang namanya konflik percintaan..itu membosankan menurutku,namun bertemu dengannya aku baru tahu mencintai adalah sesuatu yang indah,dan menyemangati diriku..setiap hari aku tak pernah absen ke sekolah,motivasiku hanya dia.
    Semester demi semester berlalu ia selalu menjuarainya.aku tak pernah berharap mendapat peringkat atau apapun itu.karena aku senang dia bisa tersenyum mendapati dirinya yang selalu menang...aku sendiri murid yang bodoh,wanita yang tak miliki kemampuan apapun,aku malu pada diriku sendiri,aku pun segan karena tak ada sesuatu yang menonjol dari ku yang bisa dipertimbangkannya,
fisik?
Aku tidak seimut cecilia,aku minder....
Intelegensi ku paling hanya dibawah rata-rata..
aku ingin bisa pintar sepertinya,tanpa ada niat untuk bersaing lebih dari pada nya.
aku memang tidak terlalu bodoh,namun saat itu aku benar-benar anak yang pendiam,dan jarang sekali ingin menonjolkan kemampuanku,karena malu.aku dikelas juga sering menjadi bahan ejekan karena mataku yang terbilang sangat minim atau sipit,plus kulitku yang kecoklatan,menambahkan kesan.apalah diriku ini???
    bumi begitu cepat berotasi,waktu bagai pukulan baseball yang melaju kencang ketitik waktu yang panjang...
Kini ruang kelasku sudah agak beda,bau harum cat yang baru dioleskan kedinding-dinding sekolah guna menyambut tahun ajaran baru..
aku kelas XII namun aku bingung saat masuk kelas tak terlihat adanya bayangan andi,sayang sekali ia tidak sekelas denganku..dia terlalu jauh..meski jarak kelas kami hanya 5 kaki dari sini.
Tepat jam istirahat,aku melihatnya tatanan rambutnya hampir selalu kukenali,bahkan berjarak 100km pun mudah mendeskripsikannya lewat mataku,ia sedang dikantin,mataku yang kecil dan sipit ini tak kuasa memandangnya lama-lama,bisa gawat kalau dia turut melihat kesini,
dia melihat kearah sini!!!
Aku memalingkan wajahku cepat kilat,samar-samar aku melihatnya,bukan menatapku..
Namun seseorang di belakangku..
Aku melirik ke arah bola matanya,dan memang seorang wanita,yang berjalan dengan 3 orang teman se genk nya.
Wah..benar,wanita itu pantas jadi perhatian semua siswa..kulitnya putih mulus,rambutnya panjang menawan,matanya yah tentu berbeda size dengan apa yang kumiliki.tak kuasa aku!!
Matanya bersinar,lipatan matanya juga bagus,bibirnya yang kecil menambah kesan kalau ia benar-benar cute..
sakit benar dibuatnya mata ini,kecemburuan besar,itulah yang kurasakan,dan fakta-fakta yang semakin menunjukkan kenyataan bahwa diriku bukan apa-apa..
Sama sekali bukan siapa...
   jam masuk itu pula cecilia berdongeng tentang saudaranya yang baru masuk ke sekolah ini,dan percis saja cecilia menunjukkan ciri dominan cewek tadi,rupanya memang benar,ia sepupu cecil.
ah..aku tak mau ambil pusing..semakin mendengarnya semakin diri ku tak berharga.
    cecil terus berkomat-kamit dengan segala prestasi yang diraih wanita itu.Entah menang fashion show,model,game,atas rasa penasaran,tanpa segan ku tanya langsung namanya,cecil bilang namanya werena suginato.werena?nama apaan itu?ketusku dalam hati.
    aku kecewa andi menatap werena terlebih yang berada didekatku,bisa-bisanya gentong minyak dibandingkan dengan kain sutra,kesal setengah mati aku jadinya.kakiku berhenti melangkah melihat Andi berpas-pas an dengan werena,ia tersenyum hangat dan saling berbicara.Aku tak tahan melihatnya,namun juga tak mau jika tak memantau mereka.
***
     Cecil dari ujung sana memperhatikanku kurasa ia tahu apa yang kulihat dan jeritan hatiku,kupikir begitu.Namun cecil pergi..ia tidak menyapa atau sekedar melambaikan tangannya.
sementara di ruang kelas aku masih tetap berpikir,dan berpikir tentang bagaimana kelak jika andi sampai menyukainya?bagaimana pula denganku?
''ina,werena nanti mau ikut lomba nyanyi loh di sekolah kita pasca hari guru nanti''jelas cecil

''Oh..''jawabku santai

''Werena juga bakal duet sama andi?!tau ngak andi yang sekelas kita dulu!kan cocok banget tuh,si rena cantik,si andi ganteng''
   
''oh ya?''jawabku semakin ketus nampaknya aku iri.rasa iri benar-benar menyakitkan.

''suara Rena juga bagus,nanti dia juga mau ikut dance loh.Dan dia juga yang jadi pelatihnya.Soalnya dia udah berkali-kali menang dance.Kamu gak mau ikut?aku sih ikut.''

''bisa diam gak sih?!kalo ngomong lagi aku tampar baru tahu!!''jeritku
emosiku sudah keubun-ubun ini benar-benar diluar batas.

''kamu kenapa sih?!!''

''kenapa?kenapa?apa kamu bego,apa gak merasa ceritamu itu membosankan kali.promosi?dibayar berapa sama si centil Rena itu?sampai-sampai tiap hari mulutmu gak berhenti ngoceh,gak capek apa?!!''ketusku panjang lebar

''eh!bayar apaan?kamu ini ngomong yang jelaslah.Jangan pake marah-marah gitu''

''udah,susah ngomong jelas,kuping lu udah ditulikan sama si werena itu,pusing ah..''

Begitu aku mengakhiri debatku dengan cecil,aku sedih bila begini dengannya.Tapi aku jauh lebih sedih bila ia tak henti-hentinya menyebut nama werena di depanku.dan segala perbandinganku dengan werena.Kuanggap ia tak punya otak.
Tiba-tiba ada tarikan dari belakang.Ya,rambutku ditarik seseorang yang tak lain cecil.Ia juga ikut merasa marah.tak tahu malu.Harusnya aku yang marah namun demi memutar segala rasa malunya ia balik menyerangku.sungguh kini kami bukan sahabat lagi..
     Aku berbalik dan mendorongnya kebawah lantai sampai perkelahian tak terelakkan lagi.Disela itu werena beserta andi datang melerai bersama beberapa kawan lainnya.Aku tak tahu percisnya apa yang merasuki diriku dan cecil hingga kami tak memandang persahabatan lagi sebagai pertimbangan dari ego kami masing-masing.
''Udah,Udah!kalian apaan sih?!''jerit werena

''gak usah ikut campur masalah orang urusin masalah kamu aja sama cowokmu itu!!''amarahku.

''apaan sih?kamu ini kenapa?apa masalah saya sama kamu?''jawab werena.

sementara cecil terbujur di lantai.diam dan tak berkata apapun.

''gak usah banyak tanya.Mikir sendiri sejak kamu nginjakkan kakimu disekolah ini semua masalah datang bertubi-tubi,kamu cewek pembawa sial,aku benci kamu,aku benci cewek centil sepertimu!!''Jeritku

karena tak tahan maka aku mengacak rambut rena dan menariknya hingga ia kesakitan.
Melihat hal itu Andi tidak tinggal diam.ia melerai kami tapi lebih kepada menolakku dan mencampakkan ku lantai,kukira ia bukan melerai melainkan membuangku ketempat sampah rasanya!
''aku
Aku terjatuh kesakitan,rasa bersalah dimata andi pun sudah tak ada..ini hal yang paling menyakitkan yang pernah kualami seumur hidupku.
Dan aku sudah mendapat jawabannya sekarang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar