Aku
bingung..Bagaimana aku dapat menceritakan tentang nya??
Aku
tak punya begitu banyak hal yang membuatku tergelitik..
Aku
hanya punya segelintir Kenangan manis yang dapat kubanggakan..
kami
seperti orang asing..jangan kan bicara,menyapa pun tak pernah....
Aku
selalu merasa malu tak bisa mengenalnya lebih jauh..aku hanya tahu beberapa hal
tentangnya.sebab pertanyaan yang kerap terlintas dibenakku
''apakah
dia pernah menyukaiku??'',
memangnya
pantas aku untuk menyukainya??
''apakah
aku terlalu berharap??''
pertanyaan
itu tak kunjung terjawab..
namun
akan kucoba jawab dari beberapa coretan singkatku ini...sekedar apa yang
kuingat tentangnya..
namaku
terlalu banyak dipasar yakni,ina.
Gina
ya aku dipanggil ina..aku pindah kesekolah swasta ini sejak menginjak sekolah
menengah Atas,kini usia sekolahku sudah mencapai XI SMA.
secara
tak sengaja kami memang sudah sekelas,dia Andi,dia duduk di paling
depan,kira-kira 2 bangku kebelakang disitu aku duduk dengan sahabatku cecilia,
andi...dia
selalu bisa menarik perhatian guru-guruku,terlebih guru kimia,dan ia memang
pintar pula di bidang itu.jangankan guru,dia juga telah mencuri
perhatianku,pasalnya aku dari dulu tidak terlalu tertarik dengan yang namanya
konflik percintaan..itu membosankan menurutku,namun bertemu dengannya aku baru
tahu mencintai adalah sesuatu yang indah,dan menyemangati diriku..setiap hari
aku tak pernah absen ke sekolah,motivasiku hanya dia.
Semester demi semester berlalu ia selalu
menjuarainya.aku tak pernah berharap mendapat peringkat atau apapun itu.karena
aku senang dia bisa tersenyum mendapati dirinya yang selalu menang...aku
sendiri murid yang bodoh,wanita yang tak miliki kemampuan apapun,aku malu pada
diriku sendiri,aku pun segan karena tak ada sesuatu yang menonjol dari ku yang
bisa dipertimbangkannya,
fisik?
Aku
tidak seimut cecilia,aku minder....
Intelegensi
ku paling hanya dibawah rata-rata..
aku
ingin bisa pintar sepertinya,tanpa ada niat untuk bersaing lebih dari pada nya.
aku
memang tidak terlalu bodoh,namun saat itu aku benar-benar anak yang pendiam,dan
jarang sekali ingin menonjolkan kemampuanku,karena malu.aku dikelas juga sering
menjadi bahan ejekan karena mataku yang terbilang sangat minim atau sipit,plus
kulitku yang kecoklatan,menambahkan kesan.apalah diriku ini???
bumi begitu cepat berotasi,waktu bagai
pukulan baseball yang melaju kencang ketitik waktu yang panjang...
Kini
ruang kelasku sudah agak beda,bau harum cat yang baru dioleskan
kedinding-dinding sekolah guna menyambut tahun ajaran baru..
aku
kelas XII namun aku bingung saat masuk kelas tak terlihat adanya bayangan
andi,sayang sekali ia tidak sekelas denganku..dia terlalu jauh..meski jarak
kelas kami hanya 5 kaki dari sini.
Tepat
jam istirahat,aku melihatnya tatanan rambutnya hampir selalu kukenali,bahkan
berjarak 100km pun mudah mendeskripsikannya lewat mataku,ia sedang
dikantin,mataku yang kecil dan sipit ini tak kuasa memandangnya lama-lama,bisa
gawat kalau dia turut melihat kesini,
dia
melihat kearah sini!!!
Aku
memalingkan wajahku cepat kilat,samar-samar aku melihatnya,bukan menatapku..
Namun
seseorang di belakangku..
Aku
melirik ke arah bola matanya,dan memang seorang wanita,yang berjalan dengan 3
orang teman se genk nya.
Wah..benar,wanita
itu pantas jadi perhatian semua siswa..kulitnya putih mulus,rambutnya panjang
menawan,matanya yah tentu berbeda size dengan apa yang kumiliki.tak kuasa aku!!
Matanya
bersinar,lipatan matanya juga bagus,bibirnya yang kecil menambah kesan kalau ia
benar-benar cute..
sakit
benar dibuatnya mata ini,kecemburuan besar,itulah yang kurasakan,dan
fakta-fakta yang semakin menunjukkan kenyataan bahwa diriku bukan apa-apa..
Sama
sekali bukan siapa...
jam masuk itu pula cecilia berdongeng
tentang saudaranya yang baru masuk ke sekolah ini,dan percis saja cecilia
menunjukkan ciri dominan cewek tadi,rupanya memang benar,ia sepupu cecil.
ah..aku
tak mau ambil pusing..semakin mendengarnya semakin diri ku tak berharga.
cecil terus berkomat-kamit dengan segala
prestasi yang diraih wanita itu.Entah menang fashion show,model,game,atas rasa
penasaran,tanpa segan ku tanya langsung namanya,cecil bilang namanya werena
suginato.werena?nama apaan itu?ketusku dalam hati.
aku kecewa andi menatap werena terlebih
yang berada didekatku,bisa-bisanya gentong minyak dibandingkan dengan kain
sutra,kesal setengah mati aku jadinya.kakiku berhenti melangkah melihat Andi
berpas-pas an dengan werena,ia tersenyum hangat dan saling berbicara.Aku tak
tahan melihatnya,namun juga tak mau jika tak memantau mereka.
***
Cecil dari ujung sana memperhatikanku
kurasa ia tahu apa yang kulihat dan jeritan hatiku,kupikir begitu.Namun cecil
pergi..ia tidak menyapa atau sekedar melambaikan tangannya.
sementara
di ruang kelas aku masih tetap berpikir,dan berpikir tentang bagaimana kelak
jika andi sampai menyukainya?bagaimana pula denganku?
''ina,werena
nanti mau ikut lomba nyanyi loh di sekolah kita pasca hari guru nanti''jelas
cecil
''Oh..''jawabku
santai
''Werena
juga bakal duet sama andi?!tau ngak andi yang sekelas kita dulu!kan cocok
banget tuh,si rena cantik,si andi ganteng''
''oh
ya?''jawabku semakin ketus nampaknya aku iri.rasa iri benar-benar menyakitkan.
''suara
Rena juga bagus,nanti dia juga mau ikut dance loh.Dan dia juga yang jadi
pelatihnya.Soalnya dia udah berkali-kali menang dance.Kamu gak mau ikut?aku sih
ikut.''
''bisa
diam gak sih?!kalo ngomong lagi aku tampar baru tahu!!''jeritku
emosiku
sudah keubun-ubun ini benar-benar diluar batas.
''kamu
kenapa sih?!!''
''kenapa?kenapa?apa
kamu bego,apa gak merasa ceritamu itu membosankan kali.promosi?dibayar berapa
sama si centil Rena itu?sampai-sampai tiap hari mulutmu gak berhenti ngoceh,gak
capek apa?!!''ketusku panjang lebar
''eh!bayar
apaan?kamu ini ngomong yang jelaslah.Jangan pake marah-marah gitu''
''udah,susah
ngomong jelas,kuping lu udah ditulikan sama si werena itu,pusing ah..''
Begitu
aku mengakhiri debatku dengan cecil,aku sedih bila begini dengannya.Tapi aku
jauh lebih sedih bila ia tak henti-hentinya menyebut nama werena di depanku.dan
segala perbandinganku dengan werena.Kuanggap ia tak punya otak.
Tiba-tiba
ada tarikan dari belakang.Ya,rambutku ditarik seseorang yang tak lain cecil.Ia
juga ikut merasa marah.tak tahu malu.Harusnya aku yang marah namun demi memutar
segala rasa malunya ia balik menyerangku.sungguh kini kami bukan sahabat lagi..
Aku berbalik dan mendorongnya kebawah
lantai sampai perkelahian tak terelakkan lagi.Disela itu werena beserta andi
datang melerai bersama beberapa kawan lainnya.Aku tak tahu percisnya apa yang
merasuki diriku dan cecil hingga kami tak memandang persahabatan lagi sebagai
pertimbangan dari ego kami masing-masing.
''Udah,Udah!kalian
apaan sih?!''jerit werena
''gak
usah ikut campur masalah orang urusin masalah kamu aja sama cowokmu
itu!!''amarahku.
''apaan
sih?kamu ini kenapa?apa masalah saya sama kamu?''jawab werena.
sementara
cecil terbujur di lantai.diam dan tak berkata apapun.
''gak
usah banyak tanya.Mikir sendiri sejak kamu nginjakkan kakimu disekolah ini
semua masalah datang bertubi-tubi,kamu cewek pembawa sial,aku benci kamu,aku
benci cewek centil sepertimu!!''Jeritku
karena
tak tahan maka aku mengacak rambut rena dan menariknya hingga ia kesakitan.
Melihat
hal itu Andi tidak tinggal diam.ia melerai kami tapi lebih kepada menolakku dan
mencampakkan ku lantai,kukira ia bukan melerai melainkan membuangku ketempat
sampah rasanya!
''aku
Aku
terjatuh kesakitan,rasa bersalah dimata andi pun sudah tak ada..ini hal yang
paling menyakitkan yang pernah kualami seumur hidupku.
Dan
aku sudah mendapat jawabannya sekarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar